Kursor Blog kurniawan ramadhani: Cara Kerja Granat tangan (Hand grenade)

Selasa, 08 Desember 2015

Cara Kerja Granat tangan (Hand grenade)



CARA KERJA GRANAT
Granat tangan, granat genggam, atau granat nanas adalah bom yang digenggam dan dilemparkan dengan menggunakan tangan. Istilah granat ini berasal dari bahasa Perancis Kuno dari kata (pome) grenate (pomegranate : buah delima), buah yang ukurannya mirip dengan granat genggam versi awal, 
dan karena kandungan serpihan granat tangan juga mirip dengan biji dalam buah itu.
Pada umumnya granat dirancang sebagai bahan peledak dan dapat melontarkan serpihan-serpihan tajam ke segala arah. Selain itu ada juga granat yang bisa mengeluarkan api, dan dapat melepaskan asap.  semua granat memiliki dua kesamaan antara lain bisa diisi oleh bahan peledak atau bahan kimia dan memiliki lubang untuk memasukkan sumbu.

Selain dilemparkan ke musuh granat juga sering digunakan sebagai ranjau darat. Caranya dengan membuka pin pengaman dan menahan tangkai dengan alat perangkap (boobytrap). Alat perangkap ini bisa dihubungkan dengan mekanisme pelepas seperti pintu lemari dan rumah. jika musuh membuka pintu, granat akan meledak. Granat biasanya dibuat ringan agar mudah dilempar. Biasanya granat mempunyai berat 500 gram dan diameter 10 cm dengan isian bahan peledak, biasanya campuran RDX, Komposisi B atau TNT.dengan ukuran ini, granat bisa delempar sejauh 25 hingga 35 meter oleh tentara yang terlatih.
Karakteristik dari Granat tangan :
  1. Jarak penggunaan yang dekat berkisar 10-30 meter.
  2. Daerah kerusakan  kecil.
  3. Ada jedah penundaan ledakan agar bisa dilempar dengan aman. (sekitar 2-6 detik)
  4. Kulitnya yang keras membuatnya bisa dipantulkan pada tembok atau tanah.
Granat mempunyai bagian utama seperti berikut :
- Badan, mengandung pengisi dan kebanyakan granat juga mengandung serpihan.
- Pengisi, dapat berupa bahan kimia atau bahan peledak, yang menentukan fungsi dari granat tersebut.
- Sumbu, membuat granat berkerja dengan menyalakan atau meledakkan bahan pengisi.
Cara kerja dari granat tangan sebagai berikut, saat masih berada dalam keadaan terpasang, pen pengaman dan klip akan mungunci tuas penahan pada posisi terkunci, dalam keadaan demikian tuas penahan akan menahan per yang siap mendorong picu pengumpan. ketika pen pengaman dicabut, Kedudukan tuas penahan belum berubah, Karena masih tertahan oleh genggaman Tangan pemegang granat, kedudukan komponen lainnya pun belum berubah. hanya saja, saat itu granat sudah dalam Keadaan siaga, (tidak terkunci lagi).
Saat granat dilemparkan, maka tuas pengaman akan terlepas dan per picu akan merenggang dan mendorong picu pengumpan, pada saat yang bersamaan picu pengumpan akan mendorong pula tuas penahan hingga terbuka, dan terlepas dari badan granat, selanjutnya picu pengumpan akan berputar pada porosnya, dan menghantam picu pemantik yang terdapat di kepala tabung sumbu, akibat hantaman tersebut, pemanitk akan memercikan api, dan segera membakar mestu, jenis mestu lambat (delay element) akan terbakar perlahan sehingga memberikan jeda waktu sekitar 4-5 detik, sampai habis terbakar dan mencapai detonator!!
Sumber : http://www.kodam17cenderawasih.mil.id/pengetahuan/umum/granat-tangan/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar